Tampilkan postingan dengan label iwan fals. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iwan fals. Tampilkan semua postingan

9/29/2013

lirik lagu iwan fals - Ambisi

Langkahmu pelan tertatih
Dengan denyut nadi nyaris terhenti
Namun jangan padam ambisi

Rambutmu kusut tak rapi
Melekat di tubuh sejuta daki
Namun jangan padam ambisi
Namun jangan padam ambisi

Tak berkaki
Coba untuk berlari
Tak berjari
Cengkeram berulang kali
Keinginan dihati

Sinar terang lampu merkuri
Pasti akan engkau dapati
Tentu berbekal ambisi
Tentu tak tinggal ambisi

Tak bermata
Pandang dunia dengan jiwa
Tak bertelinga
Jangan cepat kecewa

Tak berkaki
Coba untuk berlari
Tak berjari
Cengkeram berulang kali
Keinginan dihati

 

Lirik lagu iwan fals - Aku Bukan Pilihan

Kini kumengungkap tanya
Siapakah dirinya
Yang mengaku kekasihmu itu
Aku tak bisa memahami

Ketika malam tiba
Ku rela kau berada
Dengan siapa kau melewatinya
Aku tak bisa memahami

Aku lelaki tak mungkin
Menerima bila
Ternyata kau mendua
Membuatku terluka
Tinggalkan saja diriku
Yang tak mungkin menunggu
Jangan pernah memilih
Aku bukan pilihan

Selalu terungkap tanya
Benarkah kini ada
Wanita yang kukenal hatinya
Aku tak bisa memahami

Tak perlu memilihku
Aku lelaki, bukan untuk dipilih

 

Lirik lagu iwan fals - Ada

Ada yang ada
Ada yang tak ada
Nyatanya ada
Nyatanya tak ada

Antara ada
Antara tak ada
Ada antara
Diantara ada dan tak ada

Ada yang ada
Ada yang tak ada
Nyatanya ada
Nyatanya tak ada

Antara ada
Antara tak ada
Ada antara
Diantara ada dan tak ada

Hanya tak terasa ada disana
Hanya tak terasa ada disini
Hanya tak terasa apa yang dirasa
Ada dan tak ada mungkin tak berbeda

Ada yang ada
Ada yang tak ada
Nyatanya ada
Nyatanya tak ada

Antara ada
Antara tak ada
Ada antara
Diantara ada dan tak ada

Antara ada disini
Rasa disini
Ada antara disana
Dimana rasa

Antara ada disini
Nalar disini
Ada antara disana
Dimana nalar

Ada dan tak ada
Nyatanya ada
Menari dan bernyanyilah
Langit dan bumi nyatanya ada
Tapi tersimpan di cakrawala

 

Lirik lagu iwan fals - 3 Bulan

Tiga bulan lamanya kau dalam penjara
Teman
Seratus butir telur ayam di pasar
Hilang engkau ganyang

Palu keras bapak hakim berbunyi tegas
Terbayang
Bibir sumbing gigi rompal dapat kupastikan
Malah engkau tawan

Tiga bulan lamanya kah tuan ditahan
Nikmat benar
Seratus juta uang negara terbang melayang
Masuk kantong tuan

Palu kayu bapak hakim berbunyi pelan
Terdengar sumbang
Dalam rumah dalam penjara tiada beda
Coba bayangkan teman

Dalam rumah dalam penjara tiada beda
Coba bayangkan teman

Lirik lagu iwan fals - 22 Januari











22 Januari kita berjanji
Coba saling mengerti apa didalam hati
22 Januari tidak sendiri
Aku berteman iblis yang baik hati

Jalan berdampingan
Tak pernah ada tujuan
Membelah malam
Mendung yang selalu datang

Ku dekap erat
Ku pandang senyummu
Dengan sorot mata
Yang keduanya buta

Lalu kubisikan sebaris kata-kata
Putus asa sebentar lagi hujan
Dua buku teori kau pinjamkan aku
Tebal tidak berdebu kubaca slalu

Empat lembar fotomu dalam lemari kayu
Kupandang dan kujaga sampai kita jemu

7/01/2013

iwan fals - antara aku kau dan bekas pacarmu


tabir gelap 
yang dulu hinggap 
lambat laun mulai terungkapl
abil tawamutak pasti tangismu
jelas membuat aku sangat ingin mencari

apa yang tersembunyi 
di balik manis senyummu 
apa yang tersembunyi 
di balik bening dua matamu

dapat ku temui 
mengapa engkau tak pasti
lalu aku coba 
untuk mengerti

saat engkau tiba 
disimpang jalanl
alu kau bimban
guntuk tentukan arah tujuan

jalan gelap yang kau pilih 
penuh lubang dan mendaki 
jalan gelap yang kau pilih 
penuh lubang dan mendaki

iwan fals - 1910

 
Apakabar kereta yang terkapar di senin pagi 
Di gerbongmu ratusan orang yang mati
Hancurkan mimpi bawa kisah
Air mata air mata Belum usai peluit belum habis putaran roda 
Aku dengar jerit dari Bintaro 
Satu lagi catatan sejarah 
Air mata air mata Berdarahkan tuan yang duduk di belakang meja 
Atau cukup hanya ucapkan belasungkawa aku bosan 
Lalu terangkat semua beban dipundak 
Semudah itukah luka-luka terobati Nusantara tangismu terdengar lagi 
Nusantara derita bila terhenti 
Bilakah bilakah Sembilan belas oktober tanah Jakarta berwarna merah 
Meninggalkan tanya yang tak terjawab
Bangkai kereta lemparkan amarahAir mata air mata  
O o o o o o o o o  
Nusantara langitmu saksi kelabu 
Nusantara terdengar lagi tangismu 
Ho ho ho  
Nusantara kau simpan kisah kereta
Nusantara kabarkan marah sang duka  
Saudaraku pergilah dengan tenang 
Sebab luka sudah tak lagi panjang

 
Blogger Widgets